Pelarian Berakhir , Napi kolor ijo tewas ditembak polisi


Liputan Harian Berita. Hanya berselang tiga hari pasca penangkapan rijal sangaji (27) di wilayah kota poso, sulawesi tengah ( Sulteng) , iqbal Jeje yang diketahui sebagai narapidana kasus kolor ijo tertangkap di kawasan hutan kecamatan Mangkutana , Kabupaten luwu timur ( Lutim ), sulawesi selatan ( Sulsel ) pada kamis 18-5-17
Tempat persembunyian napi yang kabur dari sel lapas kelas I makassar itu diketahui setelah rekannya bukak suara kepada tim jatanras polrestabes makassar usai ditangkap anggota polres poso.
"Hasil introgasi terhadap rijal sehingga dikembangkan dan tim berhasil menangkap si kolor ijo," Kata kabid humas polda sulsel kombes Dicky sondani kepada Liputan Harian Berita.
Dalam proses penangkapan itu, kata dicky , si napi kolor ijo mencoba menyerang petugas dengan parang sehingga petugas meletuskan tembakan peringatan. Meski begitu, tembakan itu diabaikan hingga salah seorang anggota tim mengarahkan peluru ke tubuh jeje hingga mengenai dadanya.
Napi kolor ijo itu tewas di tempat. Jasadnya lalu dibawa ke RS. Bhayangkara makassar.
"Pengepungan pertama lolos dan pelaku kolor ijo melarikan diri lebih jauh ke dalam hutan. Tim lalu menunda pengejaran . Esoknya ,Tim lanjut pengejaran dan berhasil mengepung kembali persembunyiannya tapi si kolor ijo melakukan perlawanan ," Tutur Dicky
Dengan penangkapan napi kolor ijo dan seorang rekannya, polisi kini mengintensifkan pengejaran seorang napi kabur lainnya bernama Asrul. Mereka sebelumnya bersama menumpang Truk menuju Kecamatan Mangkutana , Kabupaten Lutim pasca kabur dari sel lapas kelas I makassar pada minggu ,7-5-17,
Tiba di mangkutana , ketiganya lalu masuk ke dalam kawasan hutan sekitar untuk bersembunyi. Selama lima hari berada dalam hutan. dua rekan kolor  ijo yakni Rijal dan Asrul memilih keluar kawasan hutan untuk mencari makan . Tapi setelah hendak kembali ke tempat  persembunyian itu, keduanya tak tahu arah jalan ke tenda persembunyian.
keduanya oun berpisah. Rijal berjalan menuju ke arah kota poso, sulteng, sedangkan Asrul tidak diketahui ke arah mana. sementara, iqbal napi kasus kolor ijo masih tetap bersembunyi di dalam hutan dan akhirnya tertangkap.
iqbal merupakan terpidana mati didalam kasus kolor ijo , sedangkan kedu rekannya adalah terpidana seumur hidup pada kasus pembunuhan di jayapura, Papua.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Buruh Cap Anies Pembohong

Pabrik Rokok Di Probolinggo, 42 Karyawan Pabrik Positif COVID-19

Pembunuhan Satu Keluarga Di Sukoharjo