Nahdliyin Pendukung Anies Mulai Tak Nyaman
Liputan Harian Berita - Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Amin Mudzakkir mengatakan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno memiliki basis pendukung dari warga Nahdlatul Ulama.
Tapi, setelah isu agama menjelang putaran kedua
pilkada Jakarta begitu marak, menurut Amin, kemungkinan bisa membuat
nahdliyin enggan memilih pasangan Anies-Sandiaga."Meski mereka
tidak suka pilih Ahok, dengan banyaknya kelompok anti NU (Nahdlatul
Ulama) di kelompok Anies, mereka pun tidak nyaman. Saya melihat satu
alasan keagamaan juga," ujar Amin di posko tim sukses pasangan Basuki
Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, Jalan Cemara, nomor 19,
Menteng, Jakarta Pusat, Senin (3/4/2017).
Lebih jauh Amin
menyinggung dukungan kelompok keagamaan kepada pasangan Anies-Sandiaga
yang membuat tidak nyaman pendukung dari NU.
"Jadi saya melihat kelompok Al Khaththath (Forum Umat Islam), HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) segala macam, yang secara terang-terangan mendukung Anies ini membuat kelompok Islam tradisional tidak nyaman, walaupun mereka tidak suka dengan Ahok," kata Amin.
Tapi, Amin belum dapat menyimpulkan apakah fenomena yang muncul belakangan akan membuat nahdliyin golput di pilkada putaran kedua atau tidak.
"Belum ada surveinya. Saya melihat dengan semakin kuatnya warna silam radikal di Anies, Islam konservatif yang tak radikal tidak nyaman dengan situasi ini," kata dia.
"Jadi saya melihat kelompok Al Khaththath (Forum Umat Islam), HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) segala macam, yang secara terang-terangan mendukung Anies ini membuat kelompok Islam tradisional tidak nyaman, walaupun mereka tidak suka dengan Ahok," kata Amin.
Tapi, Amin belum dapat menyimpulkan apakah fenomena yang muncul belakangan akan membuat nahdliyin golput di pilkada putaran kedua atau tidak.
"Belum ada surveinya. Saya melihat dengan semakin kuatnya warna silam radikal di Anies, Islam konservatif yang tak radikal tidak nyaman dengan situasi ini," kata dia.

Komentar
Posting Komentar