Liputan Harian Berita - Negara Islam Irak dan asy-Syam atau yang biasa di kenal dengan sebutan
ISIS yang merupakan sebuah kelompok militan muslim ekstrim , dimana
kelompok tersebut di pimpin oleh dan di donimasi oleh anggota Arab Sunni
dari Irak dan Suriah. Yang sejak kemunculan pada tanggal 29 Juni 2014 ,
dimana kelompok tersebut telah menyatakan diri bahwa merupakan negara
Islam sekaligus kekhalifahan dunia yang dipimpin oleh khalifah Abu Bakr
al-Baghdadi.
Kelompok ini awal nya didirikan dengan nama Jama'at al-Tawhid wal-Jihad
di tahun 1999 , setelah itu bergabung dengan al-Qaeda pada tahun 2004.
Kelompok tersebut juga banyak terlibat dengan berbagai pembrontakan Irak
setelah pasukan koalisi Barat telah menyerbu Irak di tahun 2003 yang
lalu. Dan pada bulan Januari 2006 , kelompak tersebut telah bergabung
dengan grup - grup pemberontak Sunni yang tergabung dalam Dewan Syura
Mujahidin.
Bahkan belum lama ini ISIS telah di lapor kan meledak Masjid Agung
al-Nuri di Mosul , Irak. Di masjid ini juga pemimpin ISIS Abu Bakr
al-Baghdadi yang pada tiga tahun lalu telah menyampai kan pidato nya
mengenai proklamir " kekhalifahan " baru. Dimana peledakan tersebut di
lakukan saat pasukan khusus kontraterorisme Irak yang pada saat itu
tengah bergerak maju ke dalam kawasan kota tua Mosul yang berada sekitar
50 meter dari masjid tersebut.
namun kelompok militan tersebut memilih untuk meledak Masjid Agung
al-Nuri , seperti yang telah di tulis dalam pernyataan militer Irak.
Namun kantor berita ISIS malah memberitakan hal yang sangat berbeda ,
bahwa yang meledakan Masjid Agung al-Nuri adalah pesawat tempur Amerika
Serikat. Bendera hitam ISIS sendiri telah berkibar di menara masjid
lebih awal , Juni pada tahun itu juga. Al-Baghdadi menyatakan dirinya
sebagai 'khalifah' atau pemimpin umat Islam.
Dari mimbar masjid ini pada 4 Juli tahun 2014 setelah militan ISIS
menguasai beberapa kawasan di Irak maupun Suriah. Dan pada pekan lalu
muncul laporan-laporan bahwa dia mungkin tewas bersama 330 militan dalam
serangan udara Rusia, 28 Mei, nanmun Departemen Pertahanan Rusia masih
menyelidiki kepastiannya. Bagaimanapun dia diperkirakan sudah
meninggalkan Mosul ketika pasukan pemerintah Irak melancarkan serangan
untuk merebut kembali kota itu sepenuhnya dan menyerahkan komando perang
kepada komandan lokal ISIS.
Semoga ISIS mendapat hidayah dan pengampunan ALlah, dan para mujahidinnya yang sudah keluar dari jalur islam mampu kembali ke jalan yang benar. amin http://transparan.id
BalasHapus